Recent Posts

q

Selasa, 23 Agustus 2011

MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

1.         Pengertian manajemen sarana dan prasarana pendidikan islam
Manajemen prasarana dan prasarana pendidikan dapat didefinisikan sebagai proses kerjasama pendayagunaan sarana dan prasarana pendidikan secara efektif dan efisien guna kepentingan proses pembelajaran di sekolah.
Sarana dan prasarana pendidikan dalam lembaga pendidikan islam sebaiknya dikelola dengan sebaik mungkin sesuai dengan ketentuan-ketentuan:
a.         Lengkap, siap pakai setiap saat, kuat dan awet.
b.        Rapi, indah, dan bersih sehingga menyejukkan pandangan dan perasaan siapapun yang masuk ke dalam kompleks lembaga pendidikan islam.
sesungguhnya Allah itu indah, dan menyukai keindahan”(HR.Muslim dan Tirmidzi).
c.         Kreatif, inovatif, responsive dan variatif.
d.        Memiliki jangkauan waktu penggunaan yang panjang melalui perencanaan yang matang untuk menghindari kecenderungan bongkar pasang bangunan. Hal ini untuk menghindari pemborosan, Allah berfirman dalam QS. Al-Isra’ ayat 26-27

وات ذاالقربى حقّه والمسكين وابن السّبيل ولا تبذّر تبذرا. انّ المبذّرين كانوا اخوا ن الشّياطين وكان الشّيطان لربّه كفورا

Artinya: “dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya adalah pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya”
e.         Memiliki tempat khusus untuk beribadah maupun pelaksanaa kegiatan sosio religious seperti masjid.
2.         Tujuan manajemen sarana dan prasarana pendidikan islam
Tujuan dari pengelolaan sarana dan prasarana sekolah adalah untuk memberikan layanan secara professional berkaitan dengan sarana dan prasarana pendidikan agar proses pembelajaran bisa berlangsung secara efektif dan efisien.
3.         Prinsip-prinsip manajemen sarana dan prasarana pendidikan islam
Dalam mengelola sarana dan prasarana terdapat sejumlah prinsip yang harus diperhatikan agar tujuan bisa tercapai secara optimal. Prinsip-prinsip tersebut menurut Bafadal 2003) adalah:
a.                             Prinsip mencapai tujuan
b.                            Prinsip efisiensi
c.                             Prinsip administrative
d.                            Prinsip kejelasan tanggung jawab
e.                             Prinsip kekohesifan
4.         Proses manajemen sarana dan prasarana
a.    Perencanaan sarana dan prasarana pendidikan islam
Dalam hal ini dibutuhkan proses analisis dan penetapan kebutuhan yang diperlukan dalam proses pembelajaran dan kebutuhan yang dapat menunjang keberhasilan proses pembelajaran.
b.    Pengadaan sarana dan prasarana pendidikan sekolah
Pengadaan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah dapat dilakukan dengan berbagai cara. Pengadaan ini seharusnya disesuaikan dengan kebutuhan sehingga penggunaannya berjalan dengan wajar.

c.    Inventarisasi sarana dan prasarana pendidikan
Kegiatan inventarisasi menurut Bafadal, meliputi:
1.        Pencatatan sarana dan prasarana sekolah
2.        Pembuatan kode khusus untuk perlengkapan yang tergolong barang inventaris
3.        Semua perlengkapan pendidikan di sekolah yang tergolong barang inventaris harus dil;aporkan
d.   Pengawasan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan disekolah
Pengawasan dan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah merupakan aktivitas yang harus dijalankan untuk menjaga atau memelihara dan memanfaatkan sarana dan prasarana sekolah demi keberhasilan proses pembelajaran di sekolah serta agar perlengkapan yang dibutuhkan oleh personel sekolah dalam kondisi siap pakai.

0 komentar:

Poskan Komentar